
SMK NEGERI 2 Batu terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui Workshop Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang, serta Pudji Tjahjo Buana, S.T., M.Pd., Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang, yang memaparkan materi sekaligus memberikan pembinaan.
Selain itu, Kepala SMKN 2 Batu, Slamet Winarto, M.Pd., memimpin langsung jalannya workshop dan memberi arahan inspiratif bagi seluruh peserta.

Analogi Kepala Sekolah: Potensi sebagai “Beda Tegangan”
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa setiap individu memiliki potensi yang berbeda, dan perbedaan itu merupakan sunatullah atau keniscayaan. Beliau mengibaratkan potensi tersebut seperti beda tegangan listrik.
“Selalu ada fasa dan netral, logika 1–0, atau positif dan negatif. Jika fasa dan netral ini bertemu melalui beban (kanal yang benar), maka lampu atau instrumen elektronika bisa menyala,” ujar Slamet Winarto.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa untuk mengelola perbedaan potensi baik di bidang sosial maupun teknik, kita perlu menempuh beberapa tahapan penting:
- pertama, mengumpulkan data yang valid,
- kemudian memperkuat landasan teori dan ilmu,
- setelah itu merancang program dengan baik,
- selanjutnya melaksanakan praktik sesuai prosedur,
- berikutnya melakukan pengukuran dan refleksi,
- dan akhirnya menindaklanjuti hasil kajian.
Dengan demikian, seluruh tahapan tersebut menurut beliau sejalan dengan proses pembelajaran inkuiri kolaboratif, yang menjadi inti dalam pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).

Semangat Deep Learning: Pendidikan untuk Kedewasaan dan Kebahagiaan
Di sisi lain, Kepala sekolah menegaskan bahwa semangat deep learning bukan sekadar tren. Bagi beliau, pembelajaran mendalam justru menjadi dasar penting untuk mendidik siswa agar lebih dewasa. Selain itu, pendekatan ini juga membekali mereka dengan kemampuan mengelola perbedaan dan kesiapan menjalani kehidupan dengan selamat serta bahagia, baik di dunia maupun di akhirat.
Ajakan untuk Bersama Mewujudkan Pendidikan Berkualitas
Workshop ini tidak hanya menegaskan komitmen SMKN 2 Batu dalam memantapkan kurikulum yang adaptif dan relevan, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi kurikulum membutuhkan sinergi dari semua pihak.
- Siswa: teruslah semangat belajar, berani berinovasi, dan aktif berkolaborasi.
- Guru: mari bersama menghidupkan pembelajaran mendalam yang menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan pemikiran kritis.
- Orang tua & masyarakat: mari dukung sepenuhnya program sekolah agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Akhirnya, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, SMKN 2 Batu optimis dapat mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan sekolah, silakan kunjungi artikel Kegiatan Sekolah Terbaru di SMKN 2 Batu
